Ajarkan anak anda dengan 3 kata ajaib ini

Mengajarkan anak-anak mengenai etika sedini mungkin tidak ada salahnya karena seperti kata pepatah mengatakan “Pengetahuan adalah kekuatan, tetapi etika adalah segalanya”. Mulai dari hal sederhana, yaitu mengajarkan anak dengan 3 kata ajaib yaitu terimakasih, tolong dan kata maaf. Kata-kata sederhana ini memiliki dampak positif yang luar biasa terhadap perkembangan mental anak. Sehingga dapat berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang nyaman.

artikel retno

Kata Terimakasih
Dengan mengajarkan anak-anak terbiasa mengucapkan kata terima kasih tidak hanya pada saat anak mendapatkan barang atau materi, namun disaat anak mendapatkan pertolongan dari orang lain pun anak harus belajar untuk menghargainya. Begitupun saat mendapat pujian atau apapun yang dapat memberi rasa senang atau nyaman terhadap diri kita. Karena dengan mengucap terimakasih dapat diartikan sebagai rasa syukur terhadap apa yang telah diperoleh.

Kata Tolong
Sering kali Anda sebagai orangtua lupa memberi contoh yang baik dengan memberi perintah kepada anak tanpa menggunakan kata tolong, padahal dengan menggunakan kata tolong merupakan bentuk penghargaan kita terhadap orang lain. Dengan memberi perintah kepada anak menggunakan kata tolong diawal setiap kalimat akan jelas memberikan efek psikologis berbeda jika dibandingkan dengan perintah tanpa kata tolong. Contohnya “Bawakan buku itu” dengan “Tolong, bawakan buku itu”. Oleh karena itu, orangtua perlu membiasakan menggunakan kata tolong saat meminta bantuan kepada orang lain, dengan rutinitas ini maka anak akan belajar menghargai bantuan dari orang lain.

Kata Maaf
Jika kita sebagai orang tua tidak membiasakan anak mengucapkan kata maaf sejak usia dini ketika melakukan kesalahan, maka suatu saat nanti anak akan enggan mengakui kesalahan padahal sering tanpa disadar kita menyakiti perasaan orang lain, entah disengaja atau tidak. Karena setiap manusia secara alami pasti pernah melakukan kesalahan dengan mengajarkan kebiasaan anak untuk mengatakan kata maaf dapat menjadi sarana melatih keberanian anak untuk berani mengakui kesalahan. Sebagaimana kebiasaan yang selalu diterapkan para orang tua akan membuat anak-anak belajar untuk dapat berinteraksi dengan orang lain menggunakan tata cara yang baik.

Jadi, kebiasaan baik ini harus diajarkan kepada anak sejak dini karena akan terus terbawa sampai anak dewasa nanti.

Repost Artikel from Joshua M (Kesekolah.com)
by: Retno

 


Comments are closed.