Ayo Belajar

lest studi

Kimia merupakan salah satu cabang mata pelajaran MIPA yang bagi sebagian orang dibilang gampang, dan sebagian lagi mengatakan bahwa kimia adalah mata pelajaran yang sangat sulit. Pendapat ini muncul karena penilaian subyektif dari masing-masing individu. Bagi seorang yang lebih menyukai eksakta dan kurang menyukai pelajaran yang melibatkan banyak hafalan, sudah pasti kimia akan menjadi sangat sulit. Kimia mengandung banyak unsur hafalan. Terlebih lagi kimia mempelajari sesuatu yang abstrak. Membayangkan wujudnya saja susah apabila tidak dianalogikan. Nah bagaimanakahcara belajar kimia yang tidak membuat sakit kepala, menyenangkan, dan mudah diingat?

Banyak membaca literature
Step awal memulai belajar adalah membaca. Membaca sekali. Membaca dua kali. Membaca berkali-kali sampai kita benar-benar paham apa maksud dari kata-kata yang telah kita baca. Kalau bosan membaca bagaimana? Kalau tidak suka membaca bagaimana? Kalau sudah dibaca berkali-kali tapi tetap tidak paham bagaimana? Tidak ada cara lain selain membaca. Namun kita bisa meminta bantuan kepada orang lain (teman, orang tua, pacar, saudara, dll) untuk membacakannya kalau kita memang benar-benar malas untuk membaca.

Belajar dari rekaman (Audio)
Bagi kita yang malas untuk membaca atau yang tipe belajarnya lebih suka mendengarkan, kita bisa belajar dengan menggunakan rekaman suara (audio). Kita sekarang sudah menggunakan gadget canggih dengan banyak fitur sehingga bisa mendukung kebutuhan belajar kita dengan baik. Kelebihan menggunakan rekaman suara, kita bisa belajar kapanpun dan dimanapun karena rekaman suara bisa kita dengar secara berulang-ulang. Yang perlu diingat, gadget kita harus di-charge dengan penuh supaya belajar kita nyaman, tidak ada gangguan karena baterai habis.

Meringkas dengan kata-kata sendiri
Membaca dan meringkas merupakan sahabat baik. Setelah membaca, kita harus membuat ringkasan dari apa yang telah kita baca. Apa saja yang bisa kita tulis dalam ringkasan tersebut? Bagaimana kita membuat ringkasan? Sebaiknya kita menggunakan kata-kata sendiri agar kita lebih mudah mengingat apa yang kita pelajari. Kita bisa menuliskan rumus-rumus atau istilah-sitilah penting secara garis besar dari yang kita pelajari. Kita juga bisa memberikan beberapa tanda atau garis bawah atau gambar-gambar yang lain yang menandakan bahwa itu adalah poin penting yang perlu diingat.

Menggunakan beberapa warna
Kita bisa menggunakan spidol warna untuk memberikan arti penting dalam suatu bacaan yang kita baca. Dengan beberapa warna yang kita sukai, biasanya kita akan lebih mudah mengingat dan belajar. Namun, yang perlu diingat bahwa jangan semuanya diberi warna agar kita tidak bingung menentukan poin penting (pokok utama) yang kita pelajari.

Membuat analogi
Materi kimia lebih abstrak dibanding dengan materi pelajaran lain sehingga kadang kala kita susah untuk membayangkan bagaimana suatu proses kimia bisa berlangsung. Kita bisa menggunakan analogi. Misalnya, ketika elektron berpindah lintasan ke kulit yang lebih dalam atau lebih luar dari lintasannya, elektron akan menyerap atau melepas energi dalam perpindahan tersebut. Ketika elektron berpindah ke kulit yang lebih dalam, ia akan melepas energi. Ketika elektron berpindah ke kulit yang lebih luar, ia akan menyerap energi. Seperti halnya kita, ketika masuk rumah kita harus melepas sepatu dan saat keluar rumah kita harus menggunakan sepatu. Analogi sederhana seperti itu dapat membantu kita memahami materi dengan lebih baik.

Membuat kata kunci
Dalam suatu materi yang dituliskan di buku, tentunya ada yang namanya kata kunci. Untuk mempermudah belajar, kita harus membuat kata kunci yang akan kita jadikan acuan. Selanjutnya, setelah membuat kata kunci, kita juga harus menambahkan beberapa kata atau kalimat pendukung dari kata kunci tersebut.

Misalkan kata kuncinya adalah Lavoisier. Siapakah Lavoisier itu? Apa yang telah ia lakukan sehingga dianggap penting? Kita bisa menuliskannya sebagai berikut:
Lavoisier

-> hukum kekekalan massa

-> massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama (sistem tertutup)

Karena tiap individu memiliki tingkat pemahaman yang berbeda-beda, sebaiknya penjelasan yang diberikatan terhadap kata kunci disusun menggunakan kata-kata sendiri. Kita akan lebih mudah ketika membaca catatan kita sendiri dan yang jelas kata-kata yang kita buat tidak boleh menimbulkan makna ganda karena itu akan membuat kita salah memahami (miskonsepsi).

Membuat jembatan keledai dengan kata-kata sendiri
Jembatan keledai merupakan kata-kata yang kita buat untuk mempermudah kita belajar. Biasanya jembatan keledai digunakan untuk lebih mudah menghapalkan sesuatu. Dalam menghapalkan unsur-unsur yang ada dalam tabel periodik kita bisa menggunakan jembatan keledai.

Unsur-unsur golongan VA terdiri dari N, P, As, Sb, Bi. Kita bisa membuat jembatan keledai untuk menghapalnya. Misalnya:
N, P, As, Sb, Bi> NaPAs Sebelum Bicara -> Nenek Peot Asal Sabar Bisa

Membuat mind map disertai gambar

min map

Mengacu pada tipe belajar yang berbeda, tiap individu memiliki tipe belajar sendiri-sendiri yang menurutnya adalah tipe belajar yang baik. Tipe belajar yang baik itu yang seperti apa? Tipe belajar yang baik adalah belajar yang menghasilkan pemahaman yang baik terhadap suatu materi. Ada individu yang belajarnya hanya dengan membaca ia sudah paham. Ada yang perlu membaca dan mendengarkan penjelasan baru paham. Ada pula yang belajarnya dengan membaca dan mencatat (termasuk menggambar) baru paham dengan materi yang dipelajari. Kita bisa menggunakan mind map dalam belajar kita untuk meringkas semuanya dalam satu kesatuan. Mind map itu seperti apa? Mind map dapat berupa bagan dengan kata kunci yang disertai penjelasan singkat dan beberapa gambar. Semoga beberapa penjelasan di atas dapat membantu semua orang yang memiliki masalah dalam belajarnya. Kadang, dalam beberapa hal kita harus membuat pembaharuan terhadap gaya belajar kita. Jangan takut untuk memulai gaya belajar yang lain. Siapa tahu dengan mencoba hal yang baru kita bisa mendapatkan kenyamanan dalam belajar. Dan kalau kenyamanan tersebut muncul maka apa saja yang kita pelajari akan menjadi ilmu yang bermanfaat. Jangan lupa untuk memulai semua aktivitas dengan berdoa. Ayo kita belajar. Semangat!!

By: Dwi Fajar Yanti

Comments are closed.